some_text
News Sport Gaya Hidup selebritis

Perhatikan Bahaya Mengenakan Sandal Jepit

Advertisemen  
Sandal jepit ternyata merupakan alas kaki yang paling berbahaya untuk dikenakan. Banyak ahli yang menyepakati hal itu dengan alasan utama penggunaan sandal jepit meningkatkan risiko kecelakaan dan tidak mampu menopang beban tubuh seseorang.

Banyak orang yang senang dengan sandal jepit. Tentu hal itu sangat wajar karena sandal jepit mudah dikenakan. Sandal jepit juga sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam gaya berpakaian sehari-hari. Baik itu digunakan untuk ke pantai atau restoran, banyak orang yang mengenakannya dalam berbagai kesempatan. Berikut ini adalah risiko-risiko penggunaan sandal jepit seperti dikutip dari Life Hack.

Sandal jepit berbahaya bagi kesehatan. Bahaya pertama, sandal jepit tidak stabil. Jika seseorang berlari dengan mengenakan sandal jepit, ia memiliki kemungkinan tergelincir lebih tinggi. Para dokter mengaku telah menerima banyak pasien yang mengalami cedera pergelangan kaki karena terpeleset ketika mengenakan sandal jepit.



Sandal jepit juga berbahaya untuk tubuh dan tulang karena bisa mencederai pergelangan kaki dan menyebabkan nyeri ketika dipakai untuk beberapa jam.

Sandal jepit tidak melekat erat pada kaki kita. Oleh karena itu, kita cenderung mengambil langkah kecil agar sandal tetap melekat. Tak hanya menyebabkan kita bergerak lambat, hal itu pun juga bisa menyebabkan nyeri pinggang dan lutut.

Karet penjepit juga bisa menyebabkan lecet terutama di bagian jari kaki. Hal ini tentu berbahaya karena terdapat luka yang tak tertutup.

Jika Anda belum berencana berhenti mengenakan sandal jepit, berikut adalah beberapa hal yang bisa diterapkan. Pertama, pastikan sandal jepit memiliki kualitas sol yang tebal agar bisa menopang badan lebih baik. Bagian tumit juga harus berbentuk sesuai bentuk kaki Anda. Ini bisa membuat pemakai sandal memiliki kendali maksimal dan bisa mencegah cedera.



Advertisemen  

BERLANGGANAN VIA EMAIL

Dapatkan Artikel Terbaru Dari Source World Melalui Email Anda.